#
Error
  • Error loading feed data.
ISI SOLO | Institut Seni Indonesia Surakarta
Dies Natalis Ke-50 ISI Surakarta Tahun 2014 PDF Print E-mail
Written by redaktur   
Wednesday, 16 July 2014 05:20

Institut Seni Indonesia Surakarta mlaksanakan peringatan Dies Natalis ke-50 pada hari Selasa, 15 Juli 2014 bertempat di Pendapa ISI Surakarta pukul 15.30 wib. Dihadiri oleh Dirjen Dikti (Kemendikbud), Gubernur Jawa Tengah, Pejabat TNI dan Polri, Pimpinan Perguruan Tinggi, Sekretaris Senat dan Anggota Senat, Pejabat Pimpinan lingkungan ISI Surakarta, Mahasiswa dan Dosen .

Acara ini sebagai penanda pertumbuhan ISI Surakarta dengan segala kelebihan dan kekurangannya, berupa memberikan laporan tentang Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta sebagai perguruan tinggi negeri memiliki tugas pokok menyelenggarakan Tridharma Perguruan Tinggi Negeri, akni pendidikan dan pengajaran , penelitian dan kekaryaan seni, dan pengabdian kepada masyarakat. Ketiga dharma tersebut dimaksudkan unrtuk memperluas akses dan meningkatkan kualitas program pendidikan, mengembangkan dan mengamalkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni serta meningkatkan supremasi kehidupan seni dan budaya bangsa.

ISI Surakarta dalam melaksanakan program pendidikan dilandasi oleh suatu cita-cita, yakni menjadi pusat unggulan kreativitas dan keilmuan seni budaya guna membentuk insan Indonesia cerdas, kompetitif, dan berkarakter. Dalam menggapai cita-cita tersebut ISI Surakarta memiliki misi: menyelenggarakan pndidikan, penelitian dan kekaryaan seni, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang seni dan budaya yang bermutu di tingkat nasional, mendinamisasikan kehidupan seni dan budaya masyarakat, 3 mewujudkan tata kelola institusi yang profesional dan akuntabel, dan mengembangkan pusat informasi seni dan budaya yang akurat dan terpercaya.

Berlandaskan visi dan misi tersebut, ISI Surakarta memiliki tujuan untuk: menghasilkan lulusan yang kompeten, berkarakter dan budaya saing, meningkatkan lulusan yang kompeten, berkarakter, dan berdaya saing, meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian dan kekaryaan seni, mendinamisasi kehidupan seni-budaya masyarakat dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan kekaryaan seni, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sarana dan prasarana, dan sumber dana dalam suatu sistem tata kelola yang baik dan bersih, serta mewujudkan pusat informasi seni dan budaya yang akurat dan terpercaya.

Selain itu, ISI Surakarta melakukan berbagai macam hal seperti pemerataan dan perluasan akses program pendidikan ISI Surakarta, peningkatan mutu akademik, peningkatan mutu penelitian dan pengabdian masyarakat, peningkatan kesejahteraan mahasiswa, dosen dan tenaga kependidikan,kerjasama nasional dan internacional, internasionalisasi ISI Surakarta, publikasi dan pencegahan plagiarisme, peningkatan validitas PDPT melalui sistem informasi terpadu, dan peningkatan sumber daya dan manajemen,

Prof.Dr.Sri Rochana W., S.Kar., M.Hum selaku Rektor ISI Surakarta mengatakan bahwa, “berbagai hal yang telah dilakukan oleh ISI Surakarta untuk menuju “World Class University”, agar ISI Surakarta menjadi pusat kelas unggulan kreativitas dan keilmuan dalam lingkup penciptaan seni maupun pengkajian seni yang lahir dengan ilmu yang baru.” (news by Anggun 16/7/14)



Pembukaan Prosesi Senat di Pendapa ISI Surakarta (Foto: Anggun)


Prof. Dr. Ir. Djoko Santoso, MSc saat menyampaikan Pidato Ilmiah pada acara

Dies Natalis Ke-50 ISI Surakarta (Foto: Anggun)

 

Last Updated on Thursday, 17 July 2014 01:13
 
Pengajian Bulan Ramadhan ISI Surakarta 1435 Hijriah PDF Print E-mail
Written by redaktur   
Monday, 14 July 2014 03:05

Pengajian Bersama di Pendapa ISI Surakarta (Foto: Anggun)

 

Dalam rangka Bulan Ramadhan, Institut Seni Indonesia Surakarta menyelenggarakan pengajian bersama dengan Ustadz Agung Suhada. Acara tersebut dilaksanakan pada hari Jum’at, 4 Juli 2014 bertempat di Pendopo ISI Surakarta pukul 09.00-11.00 wib. Dan dihadiri oleh Rektor ISI Surakarta beserta jajaran dan seluruh staf berbagai unit kerja di lingkup ISI Surakarta.

Prof.Dr.Sri Rochana W., S.Kar., M.Hum selaku Rektor ISI Surakarta mengatakan bahwa, “bulan ini bulan suci ramadhan dimana rahmat dan berkah Allah dilimpahkan kepada kita apabila memanfaatkan bulan ramadhan ini lebih baik dan lebih maksimal. Oleh karena itu, kita menyelenggarakan pengajian ramadhan pada harini dan juga dalam rangka meningkatkan iman dan takwa kita, memperkuat iman dan takwa kepada Allah. Kita berharap di bulan ramadhan ini mendapatkan berkah yang lebih dan bisa menyelesaikan puasa ramadhan ini dengan baik. Oleh karena itu pengajian ramadhan ini, saya harapkan bisa bermanfaat bagi kita semua dalam rangka meningkatkan ketaklakan kita kepada Yang Maha Kuasa. (news by Anggun 14/7/14)

 

Last Updated on Monday, 14 July 2014 03:09
 
PENGUMUMAN SPMB 2014 PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Monday, 30 June 2014 06:21

DOWNLOAD PENGUMUMAN SPMB 2014

Last Updated on Monday, 30 June 2014 06:24
 
Sosialisasi Rancangan Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Plagiat di Perguruan Tinggi PDF Print E-mail
Written by redaktur   
Monday, 30 June 2014 02:38

 

Seiring tuntutan yang makin tinggi untuk melakukan penelitian dan publikasi ilmiah bagi mahasiswa, dosen, peneliti, dan tenaga kependidikan, makin tinggi pula angka temuan pelanggaran etika akademik yang berkaitan dengan plagiat. Mengingat pentingnya mengantisipasi plagiat sesuai Peraturan Menteri No.17 tahun 2010 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Plagiat di Perguruan Tinggi maka Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi mensosialisasikan Rancangan Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Plagiat di Perguruan Tinggi yang diselenggarakan di Universitas Diponegoro Semarang, Jumat 27 Juni 2014. Pada kesempatan ini Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta mengirimkan peserta yang terdiri dari Pembantu Rektor I Dr. Guntur, M.Hum, Pembantu Dekan I FSP Joko Purwanto, S.Kar., MA, Pembantu Dekan I FSRD Drs. Kusmadi, M.Sn, serta Kepala Pusat Penelitian Taufik Murtono, M.Sn.

Sosialisasi ini membahas aspek-aspek penting yang berkaitan dengan pelanggaran kode etik ilmiah dan plagiat.

Pelanggaran kode etik ilmiah yang sering terjadi antara lain:

1. Fabrikasi (fabrication): mengarang, membuat atau “mempercantik” data atau hasil penelitian tanpa adanya proses ilmiah untuk dil;aporkan dan dipublikasikan.

2. Falsifikasi, pemalsuan (falsification): memalsukan dan memanipulasi hal-hal yang berkaitan dengan pelaksanaan dan/atau hasil penelitian.

3. Plagiat (plagiarism): mengambil hak kekayaan intelektual (intelectual property rights) orang lain dan menyatakan sebagai miliknya.

4. Penyimpangan lain seperti:

a. Kepenulisan (authorship): mencantumkan nama-nama penulis yang tidak sesuai dengan kontribusi kepenulisannya dalam satu artikel.

b. Konflik kepentingan (conflic of interest): seperti menyampaikan hasil penelitian berdasarkan pesanan penyandang dana, menulis artikel pada jurnal yang dikelola sendiri, dll.

c. Pengiriman ganda (multiple/double submission): mengirimkan satu proposal kepada lebih dari satu penyandang dana, mengirimkan artikel ilmiah kepada lebih dari satu jurnal.

d. Perlawanan kode etik (retaliation): termasuk dalam hal ini tindakan melawan pemeriksaan dalam sangkaan pelanggaran kode etik.

Sementara plagiat dapat diperinci jenis-jenisnya sebagai berikut:

1. Kloning: menyampaikan karya orang lain kata demi kata sebagai miliknya sendiri.

2. Menggabug-gabungkan karya orang lain dari beragam sumber tanpa kontribusi penulis yang signifikan

3. Menyalin bagian dari karya orang lain tanpa memberikan suatu kutipan.

4. Memberi informasi atau data yang tidak benar dengan sengaja.

5. Persengkongkolan dalam hak kepenulisan.

6. Duplikasi publikasi sebelumnya.

Mengingat pentingnya persoalan plagiat diharapkan institusi pendidikan membentuk komisi etik yang bertugas menyusun pedoman pencegahan dan penanggulangan plagiat dan mensosialisasikannya (news by Taufik Murtono, Kapuslit ISI Surakarta ©2014)

 

Last Updated on Monday, 30 June 2014 02:54
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 4 of 41