ISI Surakarta Meluncurkan Logo, Himne, dan Mars Baru

isi-surakarta-launching-logo-himne-mars-yang-baru

Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta meluncurkan Logo, Himne, dan Mars yang baru di Teater Besar ISI Surakarta pada tanggal 8 September 2017 pukul 19.00 WIB.  Perubahan tersebut berawal dari tempat isi bernaung yang semula di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berubah ke Kemenristekdikti dengan hal tersebut berubahlah pula statuta ISI Surakarta.

Dari perubahan statuta tersebut dilakukan pula pembaharuan Logo, Himne, dan Mars. Melalui Permenristekdikti No. 29 Tahun 2017 tertanggal 13 april 2017 maka Logo, Himne, dan Mars diresmikan.  Dan perubahan statuta ISI Surakarta yang diiringi dengan perubahanLogo, Himne, dan Mars hingga tata administrasi lainnya dilaksanakan dengan melalui proses cukup panjang.

Pada akhir 2016 ISI Surakarta mengadakan lomba cipta Logo, Mars, Himne untuk umum.  Dari lomba tersebut terdapat 42 pengirim karya untuk Logo, 15 karya Himne, dan 13 karya Mars. Namun peserta lomba tidak hanya dari Internal ISI Surakarta saja melainkan berbagai wilayah di luar Pulau Jawa. Kemudian diambil masing-masing satu pemenang untuk Logo, Himne, dan Mars. Untuk pemenang Logo ISI Surakarta Taufik Murtono (Dosen ISI Surakarta), pemenang Mars ISI Surakarta L.Agus Wahyudi Minarko (warga jogja), dan sedangkan untuk pemenang Himne Stevanus Novan Hardiyanto (Mahasiswa Pascasarjana ISI Surakarta).

“Logo baru ISI Surakarta masih memiliki makna yang sama dengan yang lama dari unsur visual, elemen juga masih sama. hanya ada desain yang baru untuk Logo, sedangkan untuk Himne dan Mars juga sama secara filosofinya”,ujar Prof. Dr. Sri Rochana. W., S. Kar.,M. Hum

Logo ISI Surakarta kini memiliki lambang berupa angsa mengepakkan sayap terbang menjelajah dunia yang memiliki mata urna di tengah dahi, telinga patra, bersirip, dan berekor lumba lumba dan berkaki elang yang membawa manggis serta daun dan kelopak bunga cempaka.

Masing2 lambang dalam logo memiliki makna tersendiri, yaitu angsa bermakna sebagai penjelajah, mata urna bermakna tajam melihat, telinga patra bermakna bijak mendengar, bersirip dan berekor lumba lumba yang bermakna pengendali arah, berkaki elang yang bermakna kokoh memegang prinsip, manggis bermakna kejujuran, dan daun dan kelopak bunga cempaka bermakna menebar keutamaan dan berguna bagi sesama.

 

Keseluruhan Logo ISI Surakarta memiliki makna semangat meraih cita-cita tinggi, menjelajah dunia melalui cipta rasa, dan karsa pengendali jalan menuju kemuliaan berbekal keceerdasan, intelektual, spiritual, dan emosional untuk menyejahterakan dan mengharumkan bangsa demi kematangan keluhuran dan kebenaran hakiki.