Kampung Seni Institut Seni Indonesia Surakarta 2016

isi-surakarta-kampungseni2016-rektorisisolo

Pada tanggal 22 Oktober 2016 Rektor Institut Seni Indonesia Surakarta, Prof. Dr. Sri Rochana W, S. Kar., M. Hum membuka acara dengan pemukulan Gong sebagai simbol dibukanya Kampung Seni  2016, acara pembukaan dilaksanakan di Balai Ekspresi Sungging Prabangkara Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Surakarta. Pelaksanaan kegiatan diselenggarakan mulai 22 – 23 Oktober 2016. Kampung Seni ISI Surakarta adalah salah satu wadah ekspresi dan apresiasi seni di kalangan mahasiswa seni rupa dan desain yang diwujudkan dalam beberapa kegiatan meliputi; Pameran Karya Instalasi Seni, Bazaar Seni, Workshop Studio Seni dan Pentas Seni.  Kampung Seni ISI Surakarta Tahun 2016 kali ini bertema “folklore”. Istilah folklore berasal dari bahasa Inggris folkflor, yang pertama kali dikemukakan oleh sejarawan Inggris William Thoms dalam sebuah surat yang diterbitkan oleh London Journal pada tahun 1846. Folkfor meliputi legenda, sejarah lisan, dongeng, pepatah, thakhayul, lelucon, dan kebiasaan yang menjadi Tradisi dalam suatu budaya, subkultur, atau kelompok. Folkfor juga merupakan serangkaian praktik yang menjadi sarana penyebaran berbagai tradisi budaya.

Diangkatnya folkfor sebagai tema Kampung Seni FSRD ISI Surakarta 2016, selain karena menariknya tema ini untuk diangkat, diharapkan dapat memunculkan kembali gairah pengunjung serta ketertarikannya terhadap folkfor di nusantara. Folkfor yang sarat akan hikmah dan kebijakan diharapankan dapat menjadi air kesegaran bagi masyarakat yang hidup di zaman modern ini. Sehingga pengunjung dapat terinspirasi untuk menggali lagi atau lebih dalam mengenai folkfor di nusantara. Akar adalah bagian dari tumbuhan yang tumbuh, berkembang dan menjalar ke dalam tanah. Akar bekerja siang dan malam mencari air sebagai nutrisi yang ada di dalam tanah. Hasilnya dibutuhkan oleh batang, cabang, ranting, daun, bunga, dan buah. Setelah tumbuhan akan tumbuh menjadi besar dan rindang.

Ranang Agung Sugihartono, S. Pd., M. Sn selaku Dekan FSRD ISI Surakarta mengatakan,  “sasaran pengunjung kegiatan ini ditunjukkan untuk seluruh keluarga besar ISI Surakarta, Pelajar SMU/SMK, kalangan seniman, Anggota komunitas, Anggota Sanggar/Padepokan Seni, Masyarakat umum, dan lain sebagainya. Adapun manfaat dari kegiatan ini adalah dengan berbagai kegiatan yang berbasis kreativitas dapat memberikan wadah bagi mahasiswa serta generasi muda untuk menciptakan karya seni yang inovatif sesuai dengan budaya bangsa untuk menghadapi kemajuan zaman dalam bidang seni dan desain”.

isi-surakarta-kampungseni-2016-performance-keroncongUKM Keroncong ISI Surakarta pembuka acara Kampung Seni 2016.

isi-surakarta-kampungseni2016

isi-surakarta-kampungseni-3

Stand Bazar di Halaman Balai Ekspresi Sungging Prabangkara

Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Surakarta.

isi-surakarta-kampungseni-2016-1Dekan Fakultas Seni Pertunjukan, Soemaryatmi, S. Kar. M. Hum (Tengah), Dekan Fakultas Seni Rupa dan Desain, Ranang Agung Sugihartono, S. Pd., M. Sn (kanan), dan Rektor ISI Surakarta, Prof. Dr. Sri Rochana W, S. Kar., M. Hum (kiri) mengunjungi stand bazar di Halaman Balai Ekspresi Sungging Prabangkara Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Surakarta.

isi-surakarta-kampungseni-mural-masal-2016Mural bersama di Halaman Balai Ekspresi Sungging Prabangkara

Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Surakarta.