Seminar dan Workshop “Kompetensi Profesi Desain Dalam Menghadapi MEA”

isi-surakarta-seminar-workshop-kompetensi-profesi-desain-dalam-menghadapi-MEA-(2)

Pada era Masyarakat Ekonomi ASEAN ini, begitu banyak desainer-desainer muda yang akan menunjukan keahliannya. Mereka datang dari berbagai negara.ASEAN Economic Community (AEC) sendiri adalah sebuah integrasi ekonomi ASEAN dalam menghadapi perdagangan bebas antar negara-negara ASEAN.  Seluruh negara anggota ASEAN telah menyepakati perjanjian ini. MEA ( Masyarakat ekonomi ASEAN) dirancang untuk mewujudkan Wawasan ASEAN 2020. Dalam menghadapi persaingan yang teramat ketat selama MEA ini, negara-negara ASEAN haruslah mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang trampil, cerdas, dan kompetitif dari berbagai jenis profesi , salah satunya yaitu desainer interior.

Dengan latar belakang tersebut Himpunan Mahasiswa Program Studi Desain Interior Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Surakarta melaksanakan kegiatan seminar dan Workshop dengan judul “Kompetensi Profesi Desain Dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN”. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Kamis, 12 Mei 2016 pukul 09.00 WIB di Galeri Kampus II Institut Seni Indonesia Surakarta dan kegiatan seminar dibuka oleh Pembantu Dekan III, Drs. Henri Cholis, M. Sn. Yang mana dari kegiatan tersebut dapat memberikan pengertian kepada mahasiswa, bekal apa saja yang harus dipersiapkan untuk menjalani profesi seorang desainer. Selain itu dapat memunculkan semangat mahasiswa untuk meningkatkan kemampuannya dalam berpikir kritis dan analitis, sehingga mampu bersaing di era Masyrakat Ekonomi ASEAN serta bermanfaat untuk menambah wawasan mahasiswa mengenai profesi desainer dibidang Interior.

Seminar ini mengundang narasumber FURNIKO ( Furnitur Kayu Olahan), HDMI  ( Himpunan Desain Mebel Indonesia), dan PT. Propan Raya I.C.C. Peserta yang mengikuti seminar dan workshop yakni Mahasiswa Prodi Desain Interior semester 2, 4, 6, dan mahasiswa jurusan lainnya.