Seminar Nasional Pascasarjana ISI Surakarta 2015

isi-surakarta-seminar nasional pascasarjana-digi culture-1

Pascasarjana ISI Surakarta menggelar Seminar Nasional bertemakan “Digi-Culture” yang dilaksanakan pada hari Rabu, 4 November 2015 pukul 09.00 WIB di Balai Ekspresi FSRD, Kampus II ISI Surakarta. Seminar tersebut dibuka oleh Prof. Dr. Sri Rochana W, S. Kar., M. Hum selaku Rektor ISI Surakarta. Pembicara seminar adalah sebagai berikut, Sesi Pertama Prof. Dr. M. Suyanto (AMIKOM Yogyakarta), Dr. Budi Setiyono (ISI Surakarta), dan Drs. Harry Waluyo, M.Hum (Bekraf, Jakarta) dan dimoderatori oleh Dr. Aton Rustandi Mulyana, M. Sn. Sedangkan pembicara sesi kedua sebagai berikut, Eka Gustiwana  (Speach Composing, Jakarta), M. Adi Panuntun (Video Mapping, Bandung), dan A. Doni Purwosulistio (Anima Solo) dan dimoderatori oleh Nervita Prima Dewi, M. Sn. Peserta seminar nasional Pascasarjana kurang lebih 220 orang.

Seminar Nasional Pascasarjana ISI Surakarta mengangkat tema “Digi-Culture: Gagasan, Praktik, dan Tantangan”. Perkembangan teknologi digital, yang dimulai sekitar era 90-an kini telah memberikan pengaruh secara signifikan atas proses produksi dan konsumsi yang dilakukan oleh masyarakat. Hal ini sangat memungkinkan memberikan implikasi pada menebalnya paham konsumerisme dan hedonism. Realitas ini menjadi satu tantangan tersendiri di era kontemporer, apabila tidak segera diimbangi dengan penanaman ideologi bangsa yang kuat dan kualitas pendidikan yang memadahi, maka membuat masyarakat cenderung akan berperilaku hedonis dan konsumtif, tanpa mau belajar bagaimana cara produk itu diciptakan dengan kualitas baik. Meskipun demikian, perkembangan teknologi digital perlu pula dilihat secara positif karena dengan teknologi digital potensinya mampu menciptakan perilaku digital yang berujung pada munculnya ide kreatifitas.

Pada sisi praktis dan secara lebih luas, kehadiran teknologi digital di tengah aktivitas kreatif manusia pun pada titik kulminasi eksperimentasi teknologi pada kenyataannya berkorelasi dengan ketercapaian tingkat peradaban manusia, di mana perangkat “teknologi digital” telah menggeser pemahaman “logika matematis” konvensional. Terlihat dari berbagai macam jenis karya-karya imajinatif manusia berbasis teknologi digital telah mampu merubah peradaban dunia menjadi lebih megah dan dinamis. Segala macam benda-benda kreatif yang menjadi pendamping dan alat beraktifitas manusia seperti tempat tinggal, transpotasi, hiburan bahkan hingga gaya hidup, kini telah menunjukkan pergeseran dari mekanik ke elektrik. Kenyataan ini memperlihatkan bahwa lahirnya teknologi digital membuat manusia semakin mudah mewujudkan ide imajinatifnya. Pada tingkatan ini capaian teknologi digital pada glirannya mampu menghadirkan satu realitas baru berupa munculnya istilah digi-culture atau ‘budaya digital’.

Adapun fokus Seminar Nasional ini mengarah pada persoalan atas fenomena budaya digital. Di antaranya, apakah sesungguhnya budaya digital? Bagaiman wujud perilaku digital? bagaimanakah cara pelaku seni dalam mengoptimalkan idenya di era teknologi digital? Secara praktis, seperti apakah proses terjadinya kolaborasi antara budaya digital dengan pengetahuan dan kearifan lokal? bagaimana respon masyarakat terhadap tantangan budaya digital? Seluruh persoalan yang diajukan tersebut selanjutnya menjadi bingkai dalam seminar ini dan diharapkan hasilnya dapat digunakan sebagai salah satu modal untuk menyambut era MEA terutama di bidang inovasi artistik berbasis pada pemanfaatan teknologi digital.

Prof. Dr. Sri Rochana W, S. Kar., M. Hum selaku Rektor ISI Surakarta mengatakan, “semoga didalam seminar ini kita bisa mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang perkembangan digi-culture di Indonesia dan di dunia. Perkembangan memang harus selalu disikapi dan terbuka, tapi tantangan ini memang perlu juga disikapi dengan kearifan sebelum kita lebih banyak mendapatkan dampak negatifnya”. (news by admin 4/1/15)

isi-surakarta-seminar nasional pascasarjana-digi culture-2

Sambutan oleh Prof. Dr. Sri Rochana W, S. Kar., M. Hum selaku Rektor ISI Surakarta sekaligus membuka acara Seminar Nasional. (foto: Admin)

isi-surakarta-seminar nasional pascasarjana-digi culture-3

Seminar Nasional Pascasarjana ISI Surakarta di Balai Ekspresi FSRD, Kampus II ISI Surakarta. (Foto: Admin)