Sosialisasi APPTI dan UU No. 3 Th. 2017 tentang Sisbuk oleh Pusat Penerbitan ISI Surakarta

isi-surakarta-Sosialisasi-APPTI-dan-UU-No-3-Th-2017-tentang-Sisbuk-oleh-Pusat-Penerbitan

Penerbit Perguruan Tinggi (University Press) merupakan garda depan setiap perguruan tinggi. Kualitas dan kuantitas penerbitan buku dan jurnal dapat menjadi ukuran bermutu tidaknya sebuah perguruan tinggi. Karena itu, setiap perguruan tinggi diharapkan memiliki lembaga penerbitan yang akan menjadi icon dan tanda kemajuan universitas tersebut, bahkan kualitas penerbitan dapat dijadikan salah satu instrumen akreditasi lembaga perguruan tinggi. APPTI merupakan wadah bagi penerbit perguruan tinggi untuk menjadi profesional dan berkualitas.

Pusat Penerbitan ISI Surakarta bekerjasama dengan APPTI Korwil Jateng dan DIY mengadakan sosialisasi tentang APPTI (Asosiasi Penerbit Perguruan Tinggi Indonesia) dan ditambah dengan sosialisasi UU No.3 tentang Sistem Perbukuan. Acara diselenggarakan pada hari Selasa tanggal 13 Juni 2017 bertempat di Ruang Seminar Kampus 1 ISI Surakarta. Acara dihadiri 21 perguruan tinggi se Solo Raya. Dibuka oleh Ketua LPPMPP ISI Surakarta, Dr. R.M Pramutomo M.Hum, dengan materi tentang APPTI disampaikan oleh Drs. Bambang Prawiro M.M dari UNS Press yang juga Ketua APPTI Korwil Jateng DIY. Sedangkan materi tentang UU Sisbuk disampaikan oleh Asmoro Nurhadi Panindias M.Sn dari ISI Press.

Sosialisasi APPTI mengungkap tentang kesetaraan antara IKAPI dengan APPTI dalam menerbitkan buku, terlihat dari panduan yang dikeluarkan Ristekdikti dalam pengajuan usulan program hibah penulisan buku ajar tahun 2017. Di panduan tersebut disyaratkan buku hasil hibah harus diterbitkan oleh penerbit anggota IKAPI atau APPTI, artinya perguruan tinggi yang sudah menjadi anggota APPTI dapat menerbitkan buku hasil hibah dan diakui oleh Ristekdikti. UU Sisbuk Menjamin ketersediaan buku bermutu, murah, dan merata. Undang-Undang ini juga menjamin penerbitan buku bermutu dan pengawasan buku yang beredar; menjamin perlindungan dan kepastian hukum bagi pelaku perbukuan. UU juga memperbolehkan penerbitan buku untuk pendidikan tinggi di kelola sendiri untuk menghasilkan buku yang bermutu, murah dan merata.

Dampak positif diharapkan dalam acara tersebut, diantaranya mendorong perguruan tinggi untuk mempunyai penerbitan sendiri dan ikut serta menjadi anggota APPTI. Kesan positif juga disampaikan oleh para peserta yang hadir, besar harapannya dari sosialisasi ini meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, khususnya P.T di Solo Raya.