Design Thinking Dalam Pengembangan Potensi Pariwisata Kreatif Berbasis Budaya Di Desa Wirun Kab. Sukoharjo

isi-surakarta-Design-Thinking-Dalam-Pengembangan-Potensi-Pariwisata-Kreatif-Berbasis-Budaya-Di-Desa-Wirun-Kab-Sukoharjo-2

Dalam perkembangan dunia pariwisata global, kecenderungan usia wisatawan bergeser kearah usia produktif, antara 15-29 tahun. Hal ini seperti yang dijelaskan oleh World Tourism Organisation (WTO) dari Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB .Usia produktif parawisatawan tersebut memiliki karakteristik perilaku yang khas dalam berwisata. Mereka tidak lagi wisatawan yang membeli produk tetapi wisatawan yang membeli pengalaman. Terlebih sekarang dunia dalam gelombang ekonomi digital, yang membawa pergeseran terhadap pola perilaku konsumen dalam mengkonsumsi produk atau jasa yang dibutuhkannya.

Dsisi lain Pemerintah Indonesia sedang melaksanakan revolusi mental dengan beberapa kementerian terkait untuk membuat masyarakat lebih berdaya.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Badan Perencanaan Penelitiandan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) dalam Kegiatan Sistem Inovasi Daerah atau disingkat SIDa menyelenggarakan workshop Pengembangan Desa Wisata Berbasis Ekonomi Kreatif melalui Pemberdayaan Masyarakat di Desa Wirun, Kabupaten Sukoharjo pada tanggal 27 Agustus 2018, bertempat di Balai Desa WIrun.

Dalam workshop tersebut mengundang dosen Desain Interior, Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Surakarta, Dhian Lestari Hastuti, M.Sn. sebagai narasumber dalam menyampaikan konsep Ekonomi Kreatif dalam Pengembangan Pariwisata Kreatif  di Desa Wirun. Desa tersebut dikenal dengan potensi sebagai desa pembuat gamelan, meskipun potensi lainnya banyak dan memungkinkan untuk dikembangkan. Melalui materi workshop tersebut, Dhian Lestari Hastuti, M.Sn. menjelaskan karakteristik pariwisata kreatif dan cara memetakan potensi wisata di Desa Wirun dengan pola pendekatan Design Thinking. Pendekatan Design Thinking fokus  kepada “user centered” yangdisesuaikan dengan segala potensi di desa tersebut. Pemetaan potensi menjadi fokus utama dalam menyusun Design Thinking dalam menjawab kebutuhan desa dan masyarakatnya agar lebih berdaya dan mandiri secara ekonomi dengan pariwisata yang dikelolanya. [DLH]

isi-surakarta-Design-Thinking-Dalam-Pengembangan-Potensi-Pariwisata-Kreatif-Berbasis-Budaya-Di-Desa-Wirun-Kab-Sukoharjo-1