Duta Besar RI untuk Afrika Selatan Sampaikan Orasi Ilmiah

IMG-20190715-WA0010

Duta Besar RI untuk Afrika Selatan Sampaikan Orasi IlmiahDuta Besar Republik Indonesia untuk Afrika Selatan merangkap Republik Botswana, Kerajaan Swaziland, dan Kerajaan Lesotho, Dr. Salman Al Farisi menyampaikan Orasi Ilmiah dalam Sidang Senat Terbuka Luar Biasa dalam rangka Dies Natalis ke-55 ISI Surakarta, di Pendapa GPH Joyokusumo Kampus Kentingan, Senin (15/7).

Di hadapan seribuan tamu undangan –termasuk di dalamnya Pimpinan dan Anggota Senat Institut, Dewan Pertimbangan, Dewan Empu, pimpinan/perwakilan kepala daerah mitra, pimpinan/perwakilan PTN dan PTS, purnakarya, alumni, mitra kerja dan sejumlah perwakilan dari media massa— disampaikan bahwa apa yang menjadi tema besar Dies Natalis ke-55 ISI Surakarta yaitu “Inovasi Seni Menuju Indonesia Maju dan Berbudaya” ini menjadi isu strategis bahkan dalam tataran internasional.

Seni dan budaya telah sejak lama menjadi bagian dari strategi diplomasi Republik Indonesia di percaturan dunia. Soft Diplomacy, demikian dikatakan dapat bekerja secara lebih efektif dan efisien untuk memecah kebuntuan negosiasi dan komunikasi di tataran internasional karena membawa bahasa yang lebih universal. Indonesia, dengan keanekaragaman seni dan budayanya, dapat dieksplorasi sedemikian rupa untuk mendukung gerakan diplomasi budaya di level internasional. Institut Seni Indonesia Surakarta, sebagai lembaga pendidikan tinggi seni, punya tanggung jawab lebih dalam memberikan kontribusi pemikiran dan karya, sehingga lahir berbagai strategi budaya guna membawa kejayaan Indonesia di tingkat dunia.[humasisiska]

IMG-20190715-WA0025 IMG-20190715-WA0026 IMG-20190715-WA0028

IMG-20190715-WA0017

IMG-20190715-WA0021