Guru Besar ISI Surakarta Launching Buku Maestro Tari Mangkunegaran

isi-surakarta-Guru-Besar-ISI-Surakarta-Launching-Buku-Maestro-Tari-Mangkunegaran-1

Guru Besar Institut Seni Indonesia Surakarta, Prof. Dr. Sri Rochana Widyastutieningrum, S.Kar., M.Hum merilis buku karya terbarunya berjudul “Suyati Tarwo Sumosutargio: Maestro Tari Gaya Mangkunegaran” di Gedung Teater Kecil Kampus Kentingan, Jumat (2/11). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Rektor ISI Surakarta, Dr. Guntur, M.Hum.

Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan bahwa buku ini memberikan banyak gambaran tentang sosok Bu Tarwo, Tari Gaya Mangkunegaran dan ketekunan serta kerja keras beliau. Di dalamnya juga termuat bagaimana beliau (Bu Tarwo) menjalankan ajaran Tri Dharma yang berlaku di Pura mangkunegaran; Melu Handarbeni, Melu Hangrungkebi dan Mulat Sarira Hangrasa Wani. (penung tanggung jawab, bersungguh-sungguh dan mengelolanya dengan baik demi kepentingan sendiri dan lingkungan)

Kerja keras yang berdedikasi tersebut telah menghantarkan beliau memperoleh penghargaan Maestro Tari Gaya Mangkunegaran oleh Pemerintah RI serta penghargaan kekancingan tinggi sebagai abdi dalem yang biasanya anugerah itu hanya untuk kalangan keluarga Mangkunegara.

“Kami yang berada di lingkungan akademis tentu menghaturkan penghargaan dan terimakasih pula, karena lewat kerja keras dan dedikasi beliau, tari-tari Gaya Mangkunegaran yang juga merupakan materi pembelajaran pada para mahasiswa terus mendapat asupan, baik pemahaman maupun pengembangan serta pelestariannya,” pungkasnya.

Launching yang dirangkai dengan kegiatan bedah buku tersebut menghadirkan langsung sang maestro Suyati Tarwo Sumosutargio, yang oleh penulis buku dikenal akrab dengan panggilan Bu Tarwo. Saat ini beliau berusia 85 tahun, dan masih terus menjadi guru dan panutan para penari, yang belajar dan menekuni tari gaya Mangkunegaran.

Bagi Bu Tarwo, yang sudah menggeluti dunia tari lebih dari 70 tahun, seni tari adalah bagian penting dalam hidupnya. Menari, menurut Bu Tarwo tidak sekadar menggerakkan tubuh. Lebih dari semuanya, menari adalah pengabdian yang ditampilkan dalam teknik, ekspresi, dan konsentrasi dalam proses perjalanan yang cukup panjang.[humasisiska]

isi-surakarta-Guru-Besar-ISI-Surakarta-Launching-Buku-Maestro-Tari-Mangkunegaran-5

isi-surakarta-Guru-Besar-ISI-Surakarta-Launching-Buku-Maestro-Tari-Mangkunegaran-2

isi-surakarta-Guru-Besar-ISI-Surakarta-Launching-Buku-Maestro-Tari-Mangkunegaran-3

isi-surakarta-Guru-Besar-ISI-Surakarta-Launching-Buku-Maestro-Tari-Mangkunegaran-4