Introducing The CAMARO From The South Coast of Papua

isi-surakarta-Introducing-The-CAMARO-From-The-South-Coast-of-Papua-3

Yayasan Maramowe bersama Team Leadernya, Rany Rh hadir di tengah keluarga besar Institut Seni Indonesia mempersembahkan pemutaran film sekaligus memperkenalkan budaya Kamoro di Gedung Balai Ekspresi Sungging Prabangkara Kampus mojosongo ISI Surakarta, Kamis (28/11). Acara ini diawali dengan persembahan Tari Suku Kamaro – Papua yang dimainkan langsung oleh 4 penari Suku Kamaro Asli dan secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor III ISI Surakarta, Dr. Drs RM. Pramutomo, M.Hum. “Saya sangat mengapresiasi Yayasan Maramowe dan Lany Rh yang berusaha memperkenalkan budaya Suku Kamaro agar lebih dikenal, dan dunia luar tidak hanya mengenal Suku Asmat saja, ada Suku Kamaro dan yang lainya, saudara kita yang berada di bagian Timur Indonesia” sambut beliau.

Film pendek yang akan discreening berjudul “Maramowe, the Kamoro Carver” digarap oleh Alvin Ramandey bersama Dewi Novitasari, Dimas D.Wardani, Fandy Mustofa, Nanang Prasetyo dan Fadel M. Ridwan yang merupakan sinesas muda alumni dan mahasiswa ISI Surakarta. Film ini merupakan film pendek layar lebar pertama yang bercerita tentang budaya ukir Suku Kamoro

Melalui program ini Yayasan Maramowe ingin mengenalkan Suku Kamaro sebagai salah satu suku yang mempunyai budaya tinggi di Papua serta mengajak untuk mengkaji budaya Suku Kamoro berdasarkan latar belakang keilmuan kampus dengan tujuan untuk memperkaya referensi bagi pengembangan Yayasan Maramowe dan pendampingan masyarakat Suku Kamoro.[humasisiska]

isi-surakarta-Introducing-The-CAMARO-From-The-South-Coast-of-Papua-1 isi-surakarta-Introducing-The-CAMARO-From-The-South-Coast-of-Papua-2 isi-surakarta-Introducing-The-CAMARO-From-The-South-Coast-of-Papua-4 isi-surakarta-Introducing-The-CAMARO-From-The-South-Coast-of-Papua-5 isi-surakarta-Introducing-The-CAMARO-From-The-South-Coast-of-Papua-6