ISI Surakarta berkolaborasi dalam Mozaik Indonesia 2018

isi-surakarta-berkolaborasi-dalam-Mozaik-Indonesia-2018-5

Program Studi Desain Interior Institut Seni Indonesia Surakarta berkesempatan untuk berkolaborasi dengan Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) Pusat dalam pameran Mozaik Indonesia 2018, pada tanggal 24-27 Oktober 2018 di JIExpo (Jakarta International Expo) Kemayoran Jakarta.

Pameran tersebut sebagai upaya meningkatkan dan memenuhi kebutuhan proyek interior. Ketiga pameran tersebut adalah Furniture Craft yaitu Indonesia international furniture & craft exhibition, Hotel Sourcing yaitu international trade show for hotel supplier in Indonesia, Mozaik Indonesia yaitu International trade event for lifestyle interior, design and projects in Indonesia.

Khusus Mozaik Indonesia menampilkan tren desain terkini dari produk-produk interior dan jasa interior desainer yang diperuntukkan area komersial (commercial space), ruang umum (public spaces), dan hunian residensial. Tema dalam Mozaik Indonesia 2018 yang diangkat adalah Indonesian Contemporary.

Merujuk pada tema tersebut, Prodi Desain Interior ISI Surakarta memilih tema Colourfull Indonesia. Keberagaman dan keunikan setiap individu memperkaya ide dalam proses pembelajaran. Siapa mahasiswa siapa dosen, semua berproses bersama saling mengisi. Kekayaan material bahan yang dimiliki Indonesia bagian penting dalam pengenalan siapa Kita..

‘Kita’ bagi para praktisi dan akademisi di bidang desain interior adalah bagaimana proses suatu desain yang dibutuhkan oleh para klien dan masyarakat secara luas. Bagaimana proses edukasi desain interior di perguruan tinggi dalam mempersiapkan diri menjadi calon desainer interior, baik bagi mahasiswa maupun dosen. Keterlibatan dan peran perguruan tinggi dalam memperkuat identitas bangsa melalui proses edukasi yang menitikberatkan pada pengembangan kearifan  lokal yang dimiliki Indonesia sebagai inspirasi desain interior sangat penting bagi identitas bangsa. Begitu juga dengan konsep karya yang ditampilkan bertitik tolak dari keberagaman bahan atau material juga kearifan lokal yang dimiliki Indonesia.

Keberagaman Indonesia juga diwarnai oleh para stakeholders yang terkait dalam industri desain, termasuk bidang desain interior. Konsep kolaborasi dan saling terkoneksi dari para pelaku kreatif  menjadi bekal dalam berkarya dan pencapaian dalam hidupnya. Kolaborasi juga menjadi konsep utama dalam pola kerja para stakeholders di era Ekonomi Kreatif. Para stakeholders Ekonomi Kreatif terkenal dengan istilah quadro helix plus, yang terdiri atas academics (akademisi), business (pelaku bisnis), community (komunitas), government (pemerintah), dan media. Konsep kolaborasi tersebut menjadi program kerja asosiasi Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) dalam bekerjasama dengan akademisi, agar ada kesesuaian antara apa yang diajarkan di kampus dengan apa yang dibutuhkan dan dikerjakan di dunia praktisi.

Kesempatan ini sebagai sarana pemnbelajaran bagi mahasiswa dalam menyiapkan karya dan mendisplaynya, serta mengamati produk yang sedang tren dan dibutuhkan oleh konsumen internasional. Prodi Desain Interior tidak hanya menampilkan karya desain mahasiswa dan dosen, namun juga membangun jejaring dengan pelaku industri bidang desain produk dan interior untuk kebutuhan implementasi kurikulum baru yang melibatkan mereka.

Para pelaku industri bidang desain tersebut menyepakati untuk menindaklanjuti pertemuan mereka dalam bentuk kerjasama yang dituangkan dalam nota kesepahaman dalam proses pembelajaran para calon desainer. Beberapa pelaku industri dan perusahaan yang menyepakati tersebut, di antaranya perusahaan Wisanka, Graha Cipta Hadiprana (Consultant & Contractor), Indonesia Furniture & Craft Promotion Forum (IFPF), Himpunan Desain Mebel Indonesia (HDMI) dan HDII Pusat.

Program kerjasama tersebut sebagai solusi dalam menyerap tenaga kerja desainer professional yang memiliki daya saing di dunia internasional. Hal yang diharapkan dari kerjasama tersebut Prodi Desain Interior ke depan mampu mencetak sarjana yang beridentitas dan memiliki kualifikasi internasional. Di sisi lain, dosen bukan satu-satunya pendamping dan pembimbing dalam proses pembelajaran, tapi para pelaku industri dan jasa desain interior juga memberikan kontribusi pada pembentukan karakter lulusan Prodi Desain Interior ISI Surakarta.

Demikian disampaikan Ketua Program Studi Desain Interior Ahmad Fajar Ariyanto, M.Sn, didampingi salah seorang dosen DI ISI Surakarta Dhian Hastuti Lestari, M.Sn. [humasisiska]

isi-surakarta-berkolaborasi-dalam-Mozaik-Indonesia-2018-1

isi-surakarta-berkolaborasi-dalam-Mozaik-Indonesia-2018-2

isi-surakarta-berkolaborasi-dalam-Mozaik-Indonesia-2018-3

isi-surakarta-berkolaborasi-dalam-Mozaik-Indonesia-2018-4

isi-surakarta-berkolaborasi-dalam-Mozaik-Indonesia-2018-6

isi-surakarta-berkolaborasi-dalam-Mozaik-Indonesia-2018-7