“Photography: History and Society” di Teater Besar ISI Surakarta

isi-surakarta-Photography-History-and-Society-di-Teater-Besar-ISI-Surakarta-1

“Photography: History and Society” di Teater Besar ISI Surakarta.
Dalam rangka Hari Fotografi Dunia, Program Studi Fotografi dan @himafo.isiska menggelar diskusi panel menghadirkan banyak tokoh narasumber di bidang Fotografi, Senin (19/8).

Mewakili Rektor, Dekan FSRD Joko Budiwiyanto, S.Sn. M.Sn mengapresiasi kegiatan ini yang membuka wacana tentang tidak hanya mengenai teknik fotografi tetapi juga tentang kesejarahan, bagaiman para fotografer terlibat aktif dalam perjuangan masa sebelum kemerdekaan dan mempertemukan dunia kampus dengan para pelaku kegiatan di Komunitas Fotografi baik di Solo maupun diluar solo, Indonesia bahkan yang berafiliasi dengan Luar Negeri.
Dr. Andang Iskandar, Insan Kamil dan Ridha Budiana membuka kembali peran fotografer di masa perjuangan kemerdekaan dalam “Tribute to Mendur Bersaudara” Fotografi: Redefined dan Revitalisasi Museum Mendur Bersaudara, Mendur dikenal sebagai fotografer peristiwa Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia. Kemudian dilanjutkan tema “Rekonstruksi project foto, eksplorasi media, dan photography handling.” Dengan Panelis: Wahyu Dhian, Wibi Triadi, Baskara Puraga.

Sesi terakhir “Identifikasi Praktek Fotografis Komunitas Foto di Surakarta” Dengan para pegiat Komunitas Photography seperti Aris Liem dari (Solo Leica Enthusiast), Ari Sarasto dari KPFS-Komunitas Penggemar Fotografi Solo, David Setiawan dari (HSB- Himpunan Fotografi Solo Bengawan) dan Agung FX Camaro –dari SNC- Solo Nicon Club dipandu Pandji Vasco Da Gama.[humasisiska]

isi-surakarta-Photography-History-and-Society-di-Teater-Besar-ISI-Surakarta-2

isi-surakarta-Photography-History-and-Society-di-Teater-Besar-ISI-Surakarta-3

isi-surakarta-Photography-History-and-Society-di-Teater-Besar-ISI-Surakarta-4

isi-surakarta-Photography-History-and-Society-di-Teater-Besar-ISI-Surakarta-6