Pidato Ilmilah Dr Hilmar Farid, Dirjen Kebudayaan Kemedikbud RI pada Dies Natalis ke-54 ISI Surakarta

isi-surakarta-Pidato-Ilmilah-Dr- Hilmar-Farid- Dirjen- Kebudayaan- Kemedikbud-RI- pada-Dies-Natalis-ke-54-ISI- Surakarta

Inovasi Seni dan Pemajuan Kebudayaan
………………… “Jika kita bicara soal pemajuan kebudayaan berbasis tradisi, maka ekosistem ini tidak pelak lagi harus mendapatkan perhatian khusus kita. Dan tidak ada institusi lain yang saya kira lebih starategis posisinya selain institusi pendidikan, dan ISI Surakarta memainkan peran yang sangat stategis, dikenal sejak lama sebagai benteng tradisi yang tidak enggan melihat kemajuan, benteng tradisi yang terbuka pada kebaruan.
Dan ini saya kira adalah modal yang sangat penting bagi kita memiliki institusi pendidikan dan sumber daya manusia yang juga handal di bidang itu, dan jika mungkin sebagian orang menilai, belajar seni, belajar sastra dan belajar sejarah (saya sendiri latar belakang pendidkan sejarah) untuk sebagian orang dianggap kemewahan, karena ada urusan yang mendesak,saya katakan tidak, karena ilmu-ilmu ini yang di masa mendatang akan memainkan kunci, karena ekonomi dunia nanti akan berpihak pada inovasi, pada kreativitas, pada kemampuana artistik. Tidak ada produk didunia ini apapun produknya yang bisa lepas dari desain.
Sekarang tantangan kita adalah melihat apa yang kita lakukan dalam konteks kebaruan, dan karena itu saya juga ingin menggaris bawahi tentang pentingnya riset/penelitian dalam pekerjaan kita ini…
………..
Selengkapnya klik linik berikut ini
https://www.youtube.com/watch?v=EtRloxe3BpY ……….