PhD Essays

Potensi Berbasis Local Content Jadi Primadona dalam Expo Kuliah Kerja Nyata di Desa Kundisari, Temanggung

isi-surakarta-Potensi-Berbasis- Local-Content- Jadi-Primadona- dalam-Expo- Kuliah-Kerja- Nyata-di-Desa- Kundisari- Temanggung-3

Expo Kuliah Kerja Nyata sebagai puncak program kegiatan KKN ISI Surakarta yang berkolaborasi dengan tim KKN Universitas PGRI Semarang yang berlokasi di Desa Kundisari, Kecamatan Kedu, Temanggung ini bertujuan untuk mengangkat potensi lokal yang ada dan tumbuh masyarakat Kundisari.

Batik metode ecoprint, kerajinan lampu hias berbahan bambu, serta tari kreasi baru sebagai materi yang ditampilkan di event puncak tersebut.

Batik Ecoprint berupa berbagai produk seperti, tshirt,  sapu tangan, sprei, gorden, mukena, dan produk konveksi lainnya dan lampu hias bahan dari bambu berbagai ukuran serta desain yang menarik akan dipamerkan, selain rancangan tari kreasi baru, yaitu Tari Gerabah dan Tari Rampak Sigrak hasil rancangan dari mahasiswa KKN ISI Surakarta juga dipentaskan pada Minggu, 26 Agustus 2018 yang juga menjadi agenda puncak peringatan HUT RI ke 73 tahun 2018.

Acara yang dihadiri ratusan warga Desa Kundisari, pejabat kecamatan, dinas pariwisata, Bappeda, serta perwakilan dari Universitas PGRI Semarang dan ISI Surakarta sebagai event soft launching Pokdarwis, Eduwisata Nyamplung, gallery Kundisari (gallery gerabah dan griya baca), sebagai program rintisan desa wisata ini diinisiasi oleh kolaborasi KKN dari dua perguruan tinggi tersebut, dimana kegiatan KKN ini sebagai salah satu perwujudan Tri Darma Perguruan Tinggi, dimana salah satunya yaitu pengabdian kepada masyarakat, program ini seperti ini sesuai dengan situasi dan kondisi masyarakat di Desa Kundisari yang memiliki potensi yang unik untuk bisa lebih dikembangkan untuk dapat meningkatkan tingkat perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Deskripsi singkat rancangan tari kreasi baru :

Tari Gerabah

Tari ini menceritakan tentang sekelompok anak kecil yang sedang belajar membuat gerabah. Dengan penuh keceriaan dan semangat para anak kecil belajar membuat gerabah dengan menyanyikan tembang dolanan. Yang menjadi unik dalam tarian ini adalah instrumen gendhingnya menggunakan rebana yang dikolaborasikan dengan gamelan jawa.

Jumlah penari 7 orang perempuan dari SD I Kundisari

Tujuan pembuatan karya tari ini adalah menjadikan suatu tari ciri khas atau icon desa Kundisari yang banyak masyarakatnya sebagai pengrajin gerabah.

Tari Rampak Sigrak

Tari ini menceritakan tentang sebuah sekelompok prajurit Diponegoro yang akan berangkat melakukan peperangan. Gerak yang kompak, sigrak, lincah mewujudkan sebuah semangat dan kepercayaan diri yang tinggi.

Jumlah penari 8 orang dari SD II Kundisari. Tujuan pembuatan karya tari ini adalah sebagai ciri khas atau icon SD II Kundisari yang merupakan sekolah adiwiyata dan menumbuh kembangkan di bidang seni budaya. (sumber: bsn)

isi-surakarta-Potensi-Berbasis- Local-Content- Jadi-Primadona- dalam-Expo- Kuliah-Kerja- Nyata-di-Desa- Kundisari- Temanggung-1 isi-surakarta-Potensi-Berbasis- Local-Content- Jadi-Primadona- dalam-Expo- Kuliah-Kerja- Nyata-di-Desa- Kundisari- Temanggung-2 isi-surakarta-Potensi-Berbasis- Local-Content- Jadi-Primadona- dalam-Expo- Kuliah-Kerja- Nyata-di-Desa- Kundisari- Temanggung-4 isi-surakarta-Potensi-Berbasis- Local-Content- Jadi-Primadona- dalam-Expo- Kuliah-Kerja- Nyata-di-Desa- Kundisari- Temanggung-5