Prodi Televisi dan Film ISI Surakarta Bekerjasama dengan Pusbang Film Kemendikbud Mengadakan Pemutaran Film Pagar Kawat Berduri

Prodi Televisi dan Film ISI Surakarta Bekerjasama dengan Pusbang Film

Prodi Televisi dan Film ISI Surakarta bekerja sama dengan pusbang Film Kemendikbud mengadakan pemutaran film Pagar Kawat Berduri di CGV Cinema Transmart Studio Pabelan pada 12 April 2019.
Menonton film Pagar Kawat Berduri adalah pengalaman menonton yang menarik, karena film yang diproduksi pada tahun 1961 ini adalah satu dari 4 Film yang lama Indonesia telah direstorasi, selain Lewat Jam Malam, Darah dan Doa serta Bintang Ketjil. SebeProdi Televisi dan Film ISI Surakarta Bekerjasama dengan Pusbang Film Kemendikbud Mengadakan Pemutaran Film Pagar Kawat Berdurilum direstorasi, banyak arsip film Indonesia yang berada dalam kondisi rusak dan tidak dapat diputar, dikarenakan terbuat dari material kimia yang rentan terhadap pengaruh iklim yang lembab.
Hadirnya program restorasi yang dilakukan oleh Pusbang Film yang menelan biaya sekitar 3 milyar rupiah karena harus menyelamatkan lebih dari 170.000an frame film yang memiliki banyak cacat seperti terkelupas, terpotong, jamur dan lain sebagainya.
Pagar Kawat berduri adalah film karya Sutradara Asrul Sani yang diangkat dari Novel karya Trisnoyuwono. Film berdurasi 124 menit ini bercerita tentang sejumlah pejuang kemerdekaan yang ingin meloloskan dan melarikan diri dari kamp belanda dimana mereka ditawan. Parman (soekarno M Noor) salah satu pajuang diantaranya lalu bersahabat dengan Koenen (B Ijzerdraat), perwira Belanda sebagai siasat untuk melarikan diri. Namun kedekatan Parman dinilai para sahabatnya sebagai bentuk pengkhianatan. Namun akhirnya di akhir cerita dalam sebuah pelarian terakhir dimana akhirnya dapat lolos, mereka baru menyadari bahwa Parman bukanlah pengkhianat.
Kegiatan yang akan dilakukan di CGV Cinema ini akan disaksikan oleh mahasiswa prodii TV dan Film, selain bertujuan memberikan Apresiasi terhadap para pelopor perfilman Indonesia di masa lalu, juga memberikan pengetahuan yang luas bagi mahasiswa, tidak hanya seputar teknis restorasi film, namun juga mengenai konsep artitik, estetik, nilai-nilai kepahlawanan dan kemanusiaan.

11d60d3e-f769-437d-be6b-43c1237321eb

26a470ab-c60c-40d7-a94f-ad2fca360fed

175ae958-9c49-4b42-afad-b60bd62a2e96

2466c41e-848c-44e4-9e75-ab33598a32dd

3941bb31-fbad-4129-962d-c22bfb074a0d

ae72bfa0-d82a-4e6a-8f82-2e59e38e8838

bf97ed77-c5d7-4984-9f2f-43d990389302

f7e9fc57-676c-4214-91c9-a4abc18420f5