Rektor Buka #KerisFest2

isi-surakarta-keris-festifal-#2-2

“Sudah sepantasnya Bangsa Indonesia bangga karena keris diakui oleh UNESCO sebagai karya agung budaya dunia. Pengakuan ini seyogyanya memicu para pemangku kebijakan dan para pelaku seni untuk melaksanakan upaya-upaya pelestarian dan pengembangkan budaya dan tradisi keris. Persoalan pengembangan dan pelestarian keris menjadi tanggung jawab kita bersama, baik negara, komunitas masyarakarat, kelompok atau pekerja seni maupun lembaga sosial masyarakat terkait,” demikian disampaikan Rektor ISI Surakarta dalam sambutan #KerisFest2, Senin (26/11) di Gedung Sungging Prabangkara, Kampus II ISI Surakarta, Mojosongo.

Institut Seni Indonesia Surakarta dalam kiprahnya sebagai penjaga budaya tradisi mempunyai Program Studi Keris dan Senjata Tradisional yang bertindak sebagai kiblat pendidikan akademik perkerisan di Indonesia. Dengan semangat yang selalu menyala, program studi ini mampu merubah keris dari atmosfer tradisional-mistik ke sebuah atmosfer tradisional-ilmiah yang semua hasil analisisnya melalui tahapan riset dan pengembangan, sehingga keberadaan keris dapat dijelaskan dengan kaidah-kaidah keilmuan. Saya mengajak kepada para ilmuan-akademisi, para Mpu, para pengrajin, dan para praktisi perkerisan di Indonesia untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan keris, sehingga kita dapat meneruskan warisan yang sangat berharga ini dan kelak dapat menurunkan warisan ini kepada generasi yang akan datang.

Program Studi Keris dan Senjatai Tradisional menggelar acara seminar dan workshop dalam rangkaian #KerisFest2, Senin-Selasa (26-27/11). Seminar Nasional dengan tema “Keris: Eksistensi, Tantangan, dan Peluang di Era Milenial” akan menghadirkan narasumber yang pakar di bidang perkerisan, Senin (26/11). Selain workshop keris juga akan digelar pameran keris di tempat yang sama. [humasisiska]

isi-surakarta-keris-festifal-#2-1

e558bdce-0a2d-4ae1-b9bb-3c882c6bff11

isi-surakarta-keris-festifal-#2-3

isi-surakarta-keris-festifal-#2-4

isi-surakarta-keris-festifal-#2-5

isi-surakarta-keris-festifal-#2-6