Rektor Dorong Dosen Punya Spesialisasi Disiplin

isi-surakarta-Mencipta-Tari-Bersama-Anak-anak-Berhambatan- Dengar-dan- Wicara-4

Sebagai rangkaian Dies Natalis ke-55 Institut Seni Indonesia Surakarta, Pusat Studi Tari Dunia ISI Surakarta menggelar Workshop “Mencipta Tari Bersama Anak-anak Berhambatan Dengar dan Wicara”, di Gedung Teater Kecil Kampus Kentingan, Rabu-Kamis (17-18/7) mulai pukul 09.00 WIB. Sebagai Narasumber adalah Jonet Sri Kuncoro, S. Kar., M. Sn., dosen di Jurusan Tari ISI Surakarta dan peer grup di Pusat Studi Tari Dunia yang telah bertahun-tahun berproses menyusun sejumlah komposisi tari bersama anak-anak berhambatan dengar dan wicara.

Dalam sambutannya, Rektor mengapresiasi kegiatan ini dan mendorong dosen-dosen di ISI Surakarta untuk melakukan spesialisasi seperti halnya yang dilakukan oleh Jonet Sri Kuncoro mendampingi anak-anak berhambatan khusus tersebut. “ISI Surakarta siap mendukung dan memfasilitasi dosen-dosen yang berminat dan serius mengembangkan disiplin keilmuan seperti halnya apa yang dilakukan Pak Jonet sejak tahun 2004 ini,” terangnya.

Kepala Pusat Studi Tari Dunia ISI Surakarta, Wasi Bantolo, M.Sn., dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan ini akan diteruskan dengan berbagai kegiatan serupa untuk bidang seni rupa, dan selanjutnya akan menjadi karya kolaborasi antara seni rupa dan seni pertunjukan yang mementaskan karya anak-anak berhambatan khusus.

Hingga tahun 2018, Jonet bersama anak-anak SLB telah belasan kali pentas dan menghasilkan karya tari dalam bentuk garapan. Pengalaman berkecimpung di dunia disabilitas dalam metode pengajaran dan garapan tari ingin ditularkan kepada peserta didik lain yang lebih luas. Workshop ini akan diikuti oleh SLB yang ada di Kota Solo, Karanganyar, dan Sukoharjo.[humasisiska]

isi-surakarta-Mencipta-Tari-Bersama-Anak-anak-Berhambatan- Dengar-dan- Wicara-1

isi-surakarta-Mencipta-Tari-Bersama-Anak-anak-Berhambatan- Dengar-dan- Wicara-2

isi-surakarta-Mencipta-Tari-Bersama-Anak-anak-Berhambatan- Dengar-dan- Wicara-3

isi-surakarta-Mencipta-Tari-Bersama-Anak-anak-Berhambatan- Dengar-dan- Wicara-7

isi-surakarta-Mencipta-Tari-Bersama-Anak-anak-Berhambatan- Dengar-dan- Wicara-8