Sosialisasi Konservasi Lukisan

isi-surakarta-Sosialisasi-Konservasi-Lukisan-6

Kerjasama Galeri Nasional Indonesia dengan Institut Seni Indonesia Surakarta di Gedung Serbaguna Balai Ekspresi “Raden Sungging Prabangkara” (4/11) diselenggarakan sosialisasi dan Konservasi Lukisan dengan narasumber Amir Ghozali Staf pengajar sekaligus ketua Program Studi Seni Murni ISI Surakarta dan Pustanto yang merupakan Kepala Galeri Nasional Indonesia Ditjen Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Diikuti oleh mahasiswa, dosen dan beberapa perupa baik dari Surakarta dan sekitarnya maupun Jogjakarta kegiatan ini merupakan lanjutan dari kegiatan sebelumnya yang bertujuan untuk meningkatkan apresiasi pelaku seni terhadap karya seni rupa khususnya seni lukis.

Menurut Pustanto, konservasi adalah suatu bentuk perlakuan yang bertujuan untuk menyelamatkan dan mengamankan koleksi dari ancaman kerusakan dan kepunahan, sehingga koleksi tersebut dapat berumur lebih panjang. Ada tindakan preventif yaitu bentuk perlakuan yang sifatnya pencegahan dan tindakan kuratif yakni tindakan yang diambil akibat rusaknya koleksi. Prosedur standar konservasi yang biasa dilakukan adalah yang pertama melakukan observasi, diagnosa kasus dan uji material. Kemudian melakukan pendokumentasian baik tulis maupun foto sebelum dan sesudah melakukan tindakan. Melakukan penanganan dengan teknik dan bahan yang tepat. Dan tidak boleh dilupakan bahwa setiap tindakan harus bisa dikoreksi. Dan yang terakhir adalah penyusunan laporan. [humasisiska]

isi-surakarta-Sosialisasi-Konservasi-Lukisan-1 isi-surakarta-Sosialisasi-Konservasi-Lukisan-2 isi-surakarta-Sosialisasi-Konservasi-Lukisan-3 isi-surakarta-Sosialisasi-Konservasi-Lukisan-4 isi-surakarta-Sosialisasi-Konservasi-Lukisan-5 isi-surakarta-Sosialisasi-Konservasi-Lukisan-7 isi-surakarta-Sosialisasi-Konservasi-Lukisan-8