Masuk perguruan tinggi seni, perlu bakat apa gak kak? Bikin portofolio untuk prodi teater itu seperti apa? Berapa biaya Kuliah? Bagaimana cara meyakinkan orang tua kalau kuliah di bidang seni itu punya masa depan?
Itu hanya beberapa contoh pertanyaan dari para siswa-siswi SMA Negeri 1 Surakarta yang dikenal sebagai SMA para juara, dalam acara Cakasmaji Expo Campus 2025 yang berlangsung di ruang aula sekolah mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai pada hari Jumat (23/01/2026).
Devi Nirmala Muthia Sayekti, dosen ISI Solo mulai menjelaskan dari peran perguruan tinggi seni di seluruh Indonesia, sebagai penjaga, pelestari dan pengembang seni budaya di Nusantara, dan peran yang sangat vital dalam era industri kreatif sekarang ini.
Selain selayang pandang tentang bagaiman kuliah di ISI Solo dan berbagai program studi yang bisa menjadi pilihan, kak Muthia juga memberikan tips bagaimana meyakinkan orang tua dengan menunjukkan kiprah prestasi ISI Solo baik di kancah nasional maupun internasional.
“Anak seni gak pernah gagal, harus kreatif dan punya jiwa kewirausahaan,” ucapnya untuk menambah motivasi kepada siswa-siswi SMA N 1 yang telah memiliki minat, bakat, dan kemauan di bidang seni, serta eligible untuk jalur SNBP agar berani memanfaatkan kesempatan mendaftar dan melanjutkan studi di ISI Solo.
Kehadiran para alumni SMA N 1 yang saat ini kuliah di ISI Solo menambah kehangatan dan motivasi para siswa untuk bertanya lebih jauh bagaimana rasanya kuliah di ISI Solo. Hadir Deandra Olivia Wijaya, mahasiswi program studi Desain Komunikasi Visual 2025 bersama Yusuf, Aji, dan Joshua dari Prodi Film Televisi menjawab berbagai pertanyaan dari adik-adik kelasnya.
Para kakak alumni berbagi pengalaman seputar bagaimana proses pendaftaran masuk ISI, pemgalaman dan tips menyusun portofolio, gambaran perkuliahan, hingga kehidupan sebagai mahasiswa seni.
Terima kasih atas sambutan hangat dari SMA N 1 Surakarta. Semoga semakin banyak talenta muda berani melangkah dan berkarya bersama ISI Solo. Sampai jumpa di kampus seni!






