HUMAS— Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Tahun 2026 di Pusat UTBK 354 Institut Seni Indonesia Surakarta (ISI Solo) berjalan lancar, tertib, dan kondusif. Ujian yang merupakan bagian dari rangkaian Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) Tahun 2026 ini menunjukkan tingkat partisipasi peserta yang sangat tinggi.
UTBK dilaksanakan selama sembilan hari, mulai Selasa (21/4) hingga Rabu (29/4), dengan total 18 sesi ujian di Laboratorium Komputer Kampus II Mojosongo.
Berdasarkan rekapitulasi pelaksanaan, jumlah peserta yang terdaftar di Pusat UTBK 354 ISI Solo mencapai 5.184 peserta, dengan 5.085 peserta hadir atau sebesar 98,09 persen. Adapun jumlah peserta yang tidak hadir tercatat sebanyak 99 peserta atau 1,91 persen.
Capaian ini mencerminkan kesiapan penyelenggaraan serta tingginya antusiasme peserta dalam mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi negeri tahun 2026.
Berdasarkan keterangan dari Wakil Rektor Bidang Akademik selaku Ketua Pelaksana Pusat UTBK 354 ISI Solo, Dr. Arif Jati Purnomo, Kamis (30/4), seluruh sesi UTBK berlangsung sesuai prosedur operasional standar nasional. Panitia memastikan kesiapan infrastruktur teknologi, ruang ujian, sistem jaringan, serta pengawasan pelaksanaan berjalan optimal.
Pengawasan dilakukan secara berlapis guna menjamin integritas ujian, termasuk verifikasi identitas peserta, monitoring ruang ujian, serta pengendalian teknis sistem komputerisasi selama pelaksanaan berlangsung.
Dr. Bondet Wrahatnala, Rektor ISI Solo selaku Pengarah Pelaksanaan UTBK menyampaikan apresiasi atas kelancaran penyelenggaraan ujian.
“Tingginya tingkat kehadiran peserta menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem seleksi nasional yang semakin transparan dan akuntabel. Kami mengapresiasi kerja keras seluruh panitia, pengawas, tenaga teknis, serta dukungan berbagai pihak yang telah memastikan pelaksanaan UTBK 2026 di ISI Solo berjalan profesional dan berintegritas.”
Rektor menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab menjaga mutu seleksi nasional sebagai gerbang awal pendidikan tinggi yang berkualitas.
Wakil Rektor Bidang Akademik ISI Solo selaku Ketua Pelaksana UTBK menyampaikan bahwa keberhasilan pelaksanaan tidak terlepas dari persiapan teknis yang matang.
“Kami melakukan persiapan menyeluruh mulai dari simulasi sistem, kesiapan perangkat komputer, penguatan jaringan, hingga manajemen layanan peserta. Seluruh sesi dapat terlaksana dengan baik tanpa kendala berarti, sehingga peserta dapat mengikuti ujian secara nyaman dan fokus.”
Evaluasi pelaksanaan tetap dilakukan sebagai bagian dari komitmen peningkatan mutu layanan UTBK pada tahun-tahun berikutnya.
Sebagai salah satu pusat UTBK nasional, ISI Solo terus berkomitmen mendukung pelaksanaan SNPMB yang objektif, adil, dan berbasis teknologi.
Keberhasilan penyelenggaraan UTBK 2026 diharapkan semakin memperkuat kepercayaan publik terhadap sistem seleksi masuk perguruan tinggi negeri di Indonesia serta memberikan pengalaman ujian yang profesional bagi seluruh peserta. [ton/har]








