Magang Berdampak adalah program magang nasional yang diluncurkan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) pada tahun 2025 sebagai pengganti program MSIB.
Nadira Laksa Yunanda, mahasiswa dari Prodi Desain Interior dinyatakan lolos dalam Program Magang Berdampak 2025 dan menjadi mahasiswa satu-satunya yang lolos setelah menyingkiran empatpuluh lebih pesaingnya dari ISI Surakarta. Program ini menempatkan Nadira di mitra perusahaan Elcorps yang berada di kota Bandung dengan posisi sebagai Drafter Designer yang berlangsung mulai 4 Agustus 2025 sampai 20 Desember 2025.
Bukan sekadar program magang biasa, Magang Berdampak hadir sebagai bagian dari strategi besar program Kampus Berdampak yang menekankan pentingnya kontribusi sosial, keterampilan profesional, dan daya saing global.
Menurut Mendiktisaintek bahwasanya program ini dirancang bukan semata-mata untuk meningkatkan angka partisipasi magang, tapi juga untuk menyiapkan mahasiswa menjadi pelaku perubahan. Kita tidak hanya mencetak lulusan, tetapi agen perubahan yang memiliki kepekaan sosial, keterampilan profesional, dan daya saing global. Hal ini beliau sampaikan saat peluncuran program ini di awal bulan Mei 2025.
“Program ini merupakan jawaban atas transformasi pendidikan yang menuntut mahasiswa tidak lagi hanya berkutat di ruang kuliah dan teori semata.” Kata Dr. Nur Rahmat Ardi Candra, M.Sn. selaku Koordinator PT program ini.
Program Magang Berdampak tidak hanya bertujuan meningkatkan angka partisipasi mahasiswa dalam dunia kerja, tetapi juga untuk mencetak agen perubahan yang mampu menjawab tantangan masa depan. [NRACand’25]


