#
Error
  • Error loading feed data.
ISI SOLO | Institut Seni Indonesia Surakarta
Surakarta Jalin Kerjasama Dengan Dua Perguruan Tinggi di Tiongkok ISI PDF Print E-mail
Written by redaktur   
Wednesday, 26 November 2014 07:13

Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta  melaksanakan Muhibah Seni ke Central Conservatory of Music (CCoM) dan China Conservatory of Music (CCM) Beijing pada 16 – 22 November 2014.  Kegiatan muhibah seni melibatkan 10 dosen dan 10 mahasiswa serta 2 orang pendamping dari Direktur Kelembagaan dan Kerjasama DIKTI, dengan rangkaian kegiatan meliputi workshop batik, workshop tari, workshop karawitan, pergelaran tari, dan konser karawitan. Pada kegiatan ini juga dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara ISI Surakarta dengan Departemen Musikologi CCoM Beijing pada 19 November 2014, dan dengan CCM Beijing pada 20 November 2014.

Ruang lingkup kerjasama meliputi joint research,joint seminar,  pengembangan metode pembelajaran, pengembangan fakultas, dan pertukaran mahasiswa dan dosen.  Jalinan kerjasama awal antara ISI Surakarta dengan CCoM Beijing, sebagai tindak lanjut MoU yang ditandatangani, adalah ISI Surakarta menjadi mitra pengembangan pembelajaran Seni Karawitan dan Tari di CCoM dengan mendesain kurikulum pembelajaran dan pengiriman tenaga pengajar. Di samping itu, CCM Beijing berkeinginan untuk melakukan orientasi pembelajaran di ISI Surakarta melalui program summer course. Pada tahun 2016, CCM Beijing juga akan memulai pengembangan pembelajaran karawitan Jawa dan akan menjadikan ISI Surakarta sebagai mitra utama.


Penandatanganan MoU antara Prof. Dr. Sri Rochana (Rektor ISI Surakarta) dengan Prof. Zhou Qingqing

(Dekan Fakultas Musikologi CCoM Beijing), 19 November 2014

Penandatanganan MoU antara Prof. Dr. Sri Rochana (Rektor ISI Surakarta) dengan

Dr. Zhao Talimu (Presiden CCM Beijing), 20 November 2014

Workshop Batik di CCoM Beijing, 19 November 2014

workshop tari di CCoM Beijing, 19 November 2014

Last Updated on Wednesday, 26 November 2014 07:23
 
Asistensi Tata Persuratan di ISI Surakarta PDF Print E-mail
Written by redaktur   
Tuesday, 25 November 2014 06:53

Pada hari ini, Selasa 25 Nopember 2014, ISI surakarta menerima tamu dari Sesjen Kemdikbud dalam rangka asistensi tata persuratan di lingkungan ISI Surakarta. Kegiatan asistensi ini adalah bentuk tindak lanjut dari keinginan ISI Surakarta yang akan menata sistem tata persuratan yang sesuai dengan prosedur dari Kemdikbud.

Perwakilan dari Sesjen Kemdikbud berjumlah 2 (dua) orang, yaitu Bp. Dirto dan Bp. Lucky Adhi Pradana. Keduanya memberikan ssistensi mengenai sistem informasi tata persuratan dan kearsipan yang sedang dibuat oleh ISI Surakarta.

Kegiatan ini di sambut baik oleh Ka. Biro Administrasi Umum dan Keuangan (AUK) Bp. Slamet Widodo, MM. Subbag TU ISI Surakarta dan UPT. Pusat Informatika juga dilibatkan dalam kegiatan ini, karena kedua unit tersebut sedang membuat sistem informasi tata persuratan dan kearsipan terpadu.

 

Setelah kegiatan asistensi ini, diharapkan sistem tata persurtan dan kearsipan di ISI Surakarta sudah sesuai dengan prosedur di Kemdikbud. Selain itu masukan dan saran dari perwakilan Sesjen Kemdikbud tentang sistem informasi persuratan di ISI Surakarta dapat dijadikan acuan dalam penyempurnaan aplikasi tata persuratan yang sedang dibuat.

Asistensi Tata Persuratan oleh perwakilan Sesjen Kemdikbud

Bp. Drs. Slamet Widodo, MM Selaku Ka. Biro AUK Memberikan Sambutan

Last Updated on Tuesday, 25 November 2014 07:08
 
Lokalitas Sastra Pertunjukan , Seminar Internasional Program Pascasarjana ISI Surakarta PDF Print E-mail
Written by redaktur   
Tuesday, 18 November 2014 07:45

Seminar Internasional di Teater Kecil ISI Surakarta. (Foto: Anggun)


Dalam rangka memeriahkan 50th ISI Surakarta Pascasarjana ISI Surakarta menggelar  Seminar Internasional Pascasarjana ISI Surakarta tentang Lokalitas Sastra Pertunjukan. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 18-19 November 2014 di Teater Kecil ISI Surakarta pukul 09.00 wib. Dan pada tanggal 19 November 2014 seminar akan dilanjutkan menganai publikasi Hasil Penelitian Doktoral.

Lokalitas, diantara predikat wilayah berbatas dengan identitas budaya, merupakan isu yang tidak pernah kering. Didalamnya tersimpan banyak sumber daya kepemilikan, kesejahteraan, memori, konsep, nilai, sekaligus wacana dan inspirasi dinamis. Dalam konteks sastra pertunjukan, lokalitas kenusantaraan memiliki banyak naskah sastrawi bermutu. Di luar naskah adaptasi seperti Ramayana, Mahabharata, dan Sampek Eng Tay, ada banyak naskah sastrawi lokal seperti I La Galigo, Babad Panji, Babad Pajang, Babad Diponegoro, Syair Lampung Karam, Cupak Grantang, Calon Arang, Tantri Kamandaka, Bujangga Manik yang telah terwariskan dan terpelihara sampai sekarang. Dulu Naskah-naskah sastrawi itu telah direproduksi dalam berbagai media seni, baik sebagai inspirasi ataupun bagian penting ritus dan kegiatan kreatif yang mengakar di masyarakat seperti wayang, arja, drama gong, mendu, memanda. Kini, demikian pula banyak pelaku-pelaku seni kreatif kerap memanfaatkan lokalitas sebagai bagian dari kerja kreatif. Imaji-imaji yang menubuh, bayangan dan pengalaman ruang di masa silam semua itu dioalah kembali sebagai pernyataan baru yang kerap disesuaikan dengan kekinian ataupun pilihan kedepan.  Seminar kali ini akan menelaah lebih dalam tentang problematika, posisi, potensi, wacana, serta proyeksi lokalitas sastra pertunjukan.

Sesi pertama dalam seminar Tema tentang Sastra Visual dengan pembicara Prof.Dr.Sapardi Djoko Damono (Institut Kesenian Jakarta), Dr. Nuning Yanti Damayanti, Dipl Art (Institut Teknologi Bandung), RB. Armantono, M.SN (Pascasarjana ISI Surakarta) dan moderator Dr. Bambang Sunarto, S. Sen., M.Sn. Sedangkan untuk Sesi kedua Tema Sastra Pertunjukan pembicara Prof.Dr. Hendrik M.J Maier (University Bruenei Darussalam/University of California, Riverside, Prof. Dr. Suminto Sayuti (Universitas Negeri Yogyakarta), Dr. I Nyoman Murtana, M. Hum (ISI Surakarta) dan moderatori Dr. Sunardi, M.Sn.

Dr. Aton Rustandi Mulyana, M.Sn selaku Direktur Pascasarjana ISI Surakarta mengatakan, “karena melihat situasi kedepan, bahwa banyak hal yang harus kita benahi di Pascasarjana, membuka ruang-ruang di bidang akademik supaya menjadi terbuka dalam mempertajam karakteristik penciptaan pengkajian yang kita miliki. Bahwa salah satu yang mendasar di dunia penciptaan yakni sastra. Untuk itu melalui seminar ini kita mendalami tentang sastra lebih tepatnya sastra pertunjukan dengan lebih baik." (news by Anggun 18/11/14)


 

Last Updated on Tuesday, 18 November 2014 07:50
 
Pembukaan Kongres Kebudayaan Jawa 2014 PDF Print E-mail
Written by redaktur   
Tuesday, 11 November 2014 03:16

Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta menjadi tuan rumah acara Kongres Kebudayaan Jawa 2014. Pembukaan kongres telah dilaksanakan pada hari Senin, 10 November 2014 bertempat di Pendapa ISI Surakarta pukul 19.30 wib. Kongres tersebut memiliki tema "Revitalisasi Nilai-nilai Dalam Kebudayaan Jawa yang Relevan Untuk Kejayaan Bangsa dan Negara. Dihadiri oleh Direktur Jenderal Kebudayaan,  Gubernur Jawa Tengah, Wali Kota Surakarta, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Pembina YBJ Kanthil, Rektor ISI Surakarta, dan Tamu Undangan lainnya. Acara ini sekaligus menandatangan MoU ISI Surakarta dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Kongres Kebudayaan Jawa 2014 akan dilaksanakan pada tanggal 11-13 di Ballroom Hotel Lor In Surakarta.

Tujuan yang ingin dicapai atas penyelenggaraan Kongres Kebudayaan Jawa ini, antara lain, menghimpun sejumlah sumbang saran dan sumbangsih bangsa tentang hakikat kebudayaan Jawa untuk pembangunan bangsa dalam menghadapi era global untuk diteruskan sebagai masukan kepada para penentu kebijakan dan pengambil keputusan bahwa kebudayaan Jawa memiliki ajaran budi luhur serta membentuk ketahanan budaya bangsa dari penetrasi budaya asing.

Kongres ini akan dihadiri oleh narasumber dari para pengambil kebijakan, direncanakan, pembicara kunci yang akan hadir adalah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Adapun pembicara utama yang akan hadir adalah Gubernur Jawa Tengah, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Gubernur Jawa Timur. Sementara itu, pembicara panel terdiri atas Sekretaris Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Sesmenkokesra), H. Mardiyanto (mantan Gubernur Jawa Tengah, mantan Mendagri), dan Pangdam IV Diponegoro, serta pembicara dari Keraton Kasunanan Surakarta, Keraton Kasultanan Yogyakarta, dan Direktorat Jenderal Kebudayaan.

Prof. Dr. Sri Rochana W., S.Kar., M. Hum mengatakan, “selamat datang di pendapa ISI Surakarta dalam acara pembukaan kongres kebudayaan jawa. Pada malam ini juga akan ditandatangani nota kesepahaman atau kesepakatan kerjasama antara ISI Surakarta dan Gubernur Jawa Tengah. Semoga dengan adanya kerjasama ini merupakan program-program yang bermanfaat bagi pengembangan budaya Jawa Tengah. Berterima kasih juga kepada Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Republik Indonesia saya berharap bahwa ISI Surakarta saat ini selain sebagai lembaga pendidikan juga sebagai lembaga pengembang budaya. " (news by Anggun 11/11/14)


Ganjar Pranowo Selaku Gubernur Jawa Tengah (Foto : Anggun)

Setelah penandatanganan MoU (Foto: Anggun)


Tari Bedhaya Lala ISI Surakarta berpartisipasi

dalam Kongres Kebudayaan Jawa 2014 (Foto: Anggun)

Last Updated on Tuesday, 11 November 2014 03:46
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 1 of 43